Cari

Senin, 28 Oktober 2024

Tugas Akhir PembaTIK Level 4 Tahun 2024

 

Inovasi Pembelajaran dengan menggunkan MPI dan kegiatan berbagi inovasi pembelajaran Via daring dan Luring

Salam sejahtera Bapak/Ibu guru hebat, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kegiatan PembaTIKtahun 2024 telah memasuki tahap akhir, yaitu level 4: Berbagi dan Berkolaborasi.

Perkenalkan, saya Sebernius Tandi Arrang, Kepala Sekolah dari SLB Negeri Mamasa, Kabupaten Mamasa yang juga merupakan Sahabat Teknologi Provinsi Sulawesi Barat tahun 2024. Dalam blog ini, saya akan berbagi cerita tentang perjalanan dan pengalaman menarik selama mengikuti PembaTIKlevel 4 tahun 2024.

Sebelumnya, kegiatan PembaTIK2024 ini dimulai sejak bulan Juni hingga November 2024 nanti. PembaTIKini terbagi dalam 4 level, yaitu:

  • Level 1: Literasi yang berfokus pada pengenalan guru pada berbagai perangkat lunak, platform, dan alat TIK yang dapat digunakan dalam pembelajaran.
  • Level 2: Implementasi yang berfokus pada pembimbingan guru untuk mengimplementasikan TIK dalam proses pembelajaran sehari-hari.
  • Level 3: Kreasi yang berfokus pada pengembangan kemampuan guru dalam menciptakan materi pembelajaran digital yang kreatif dan interaktif.
  • Level 4: Berbagi & Berkolaborasi yang berfokus pada fasilitasi guru untuk berbagi praktik baik dan berkolaborasi dengan guru lain dalam mengembangkan pembelajaran berbasis TIK.

Dalam PembaTIKlevel 4 ini, saya akan berbagi cerita tentang bagaimana saya memanfaatkan media pembelajaran interaktif dalam menciptakan pembelajaran yang asyik, menarik, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus, serta untuk mendorong guru-guru di satuan pendidikan yang saya pimpin untuk lebih berinovasi dalam melakukan pembelajaran yang menyenangkan.


Sebagai Kepala Sekolah yang memiliki jumlah guru yang terbatas, saya terdorong untuk tetap aktif menjalankan tugas sebagai guru di kelas, di samping menjalankan tugas manajerial di sekolah. Dalam menjalankan tugas sebagai guru tersebut, saya tetap berupaya menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan tentunya interaktif bagi peserta didik saya. Sebagaimana diketahui bersama bahwa tugas utama guru adalah merencanakan pembelajaran, merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan melakukan evaluasi pembelajaran.

Saya akan membagikan praktik baik yang saya terapkan dalam pembelajaran berdiferensiasi dengan memanfaatkan teknologi, serta kegiatan berbagi dan kolaborasi untuk menyebarkan pengalaman positif dalam pembelajaran yang telah saya lakukan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi.

Tentunya saya harus melakukan beberapa langkah untuk menentukan media seperti apa yang dapat saya buat untuk mendukung gaya belajar peserta didik.

Pertama yang saya lakukan adalah melakukan asesmen awal. Asesmen awal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik dalam belajar serta memahami kebiasaan peserta didik. Asesmen ini dilakukan dengan berdiskusi bersama orang tua/wali murid dan pengamatan langsung di sekolah.

Langkah selanjutnya yaitu perencanaan pembelajaran. Saya mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif. Multimedia ini melibatkan penggunaan suara, video, audio, teks, dan elemen interaktif lainnya untuk menyampaikan informasi secara menarik dan interaktif. Penggunaan aset-aset berupa audio dan teks pada media pembelajaran ini dirancang agar dapat digunakan secara mandiri oleh siswa maupun dengan pendampingan orang tua atau wali.

 

MPI program khusus tunagrahita fase B oleh Sebernius Tandi Arrang

Pada media interaktif yang saya buat ini juga terdapat fitur permainan yang menarik untuk dimainkan oleh para murid. Dari proses pembelajaran dengan memanfaatkan media tersebut, ternyata siswa menjadi lebih menikmati proses pembelajaran di kelas.

Berdasarkan praktik baik yang telah saya terapkan ini, saya merasa perlu untuk berbagi pengalaman ini dengan rekan-rekan guru lainnya. Saya akan menceritakan berbagai kegiatan, berbagai praktik baik yang saya lakukan baik dalam pertemuan langsung maupun melalui daring.

Kegiatan berbagi pertama adalah pada saat kegiatan Festival Guru di Kabupaten Mamasa tanggal 24 September 2024, saya menyempatkan diri untuk berbagi pengalaman dengan para peserta festival tentang penggunaan MPI pada pembelajaran di kelas.

Di beberapa waktu dan kesempatan di sekolah, saya juga memanfaatkan waktu jam istirahat bersama guru-guru SLB Negeri Mamasa untuk berbagi pengalaman terkait pemanfaatan media pembelajaran interaktif di kelas.

Kemudian pada tanggal 25 Oktober 2024, saya juga berkolaborasi dengan para Sahabat Teknologi Provinsi Sulawesi Barat tahun 2024 dari kelompok tiga pada sore hari pukul 15.00 WITA. Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan memanfaatkan Google Meet.dengan diikuti sekitar 103 peserta.  

klik disini untuk melihat daftar peserta.

 

 

 

Kemudian terakhir, saya berkolaborasi bersama para Sahabat Teknologi tahun 2023 dan 2024 dari Kabupaten Mamasa tanggal 28 Oktober 2024. Kegiatan ini juga dilakukan secara daring Dengan diikuti oleh sekitar 90 peserta webinar. list peserta dapat dilihat disini

 

Ketiga kegiatan ini juga fokus pada berbagi praktik baik terkait pemanfaatan teknologi, khususnya MPI, dalam  pembelajaran.

Demikianlah cerita perjalanan saya dalam mengembangkan dan berbagi praktik baik dalam inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Mari bersama menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas dengan memaksimalkan peran teknologi dalam proses pembelajaran demi terwujudnya pembelajaran yang berkualitas.

Salam Merdeka Belajar

 


Minggu, 27 Oktober 2024

Pembatik Level 3 2024 Berkreasi: Berkarya dan Mengeksplorasi Berbagai Aplikasi Pembuat MPI

 


PembaTIK Level 3 merupakan tahap dalam program Pembelajaran Berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang mengajak pendidik untuk lebih kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran. Di level ini, saya diajak untuk menghasilkan produk pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif.

Pada level 3 ini saya belajar tentang:

  1. Rancangan Pengembangan Media Pembelajaran Berteknologi Digital: Jenis dan karakteristik media pembelajaran digital serta perancangan media pembelajaran berbasis digital.
  2. Pengembangan Media Audio & Video Pembelajaran Berbasis TIK: Pengembangan audio pembelajaran dan pengembangan video pembelajaran.
  3. Pengembangan Multimedia Interaktif: Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan pembuatan multimedia pembelajaran interaktif.
  4. Inovasi Pembelajaran yang Memanfaatkan Media Pembelajaran Digital: Pengenalan inovasi pembelajaran dan penerapan inovasi memanfaatkan media pembelajaran digital.

Sedangkan rangkaian kegiatan level 3 ini dimulai dari mengerjakan pretest, membaca uraian materi pembelajaran dan mengunduh modul pembelajaran, melakukan aktivitas pembelajaran yang tertera pada modul, mengerjakan latihan dan Tes Akhir Modul (TAM), mengikuti webinar, mengikuti sesi sinkronus kelas, mengerjakan Tugas Akhir, kemudian mengerjakan post-test.

Pada tugas akhir, saya berfokus pada pembuatan MPI menggunakan Canva. MPI ini ditujukan pada peserta didik tunagrahita fase B. Sebelum membuat MPI ini, saya terlebih dahulu mempelajari karakteristik peserta didik termasuk gaya belajarnya, kemudian menentukan materi ajar yang akan diberikan, lalu terakhir memilih jenis media pembuatan MPI. Saya memilih Canva For Education sebab fiturnya cukup lengkap dan memiliki banyak template yang dapat digunakan.


 

Puji syukur, MPI ini dapat terselesaikan dengan baik dan mengantarkan saya masuk pada level 4 di minggu berikutnya.

 

Banyak hal yang saya peroleh setelah mengikuti PembaTIK level 3 ini. Awalnya, saya hanya mengenal beberapa aplikasi seperti Canva, Capcut, dan Filmora, tetapi kini saya mengenal lebih banyak media atau aplikasi yang dapat digunakan seperti SAC (Smart App Creator), Lumi, Scratch, Genially, Construct 3, dan lainnya. Saya juga berkesempatan untuk mengeksplorasi beberapa aplikasi tersebut untuk membuat media pembelajaran, meskipun pilihan akhir jatuh pada Canva.

https://s.id/mpitunagrahitafaseB 

 Selain itu, saya juga dapat berinteraksi dan berbagi pengalaman dari rekan guru antar provinsi melalui grup chat Google. Di sini, kami bisa berbagi praktik baik, bertukar pendapat atau masukan terkait pengalaman dalam mengerjakan tugas akhir dan media yang digunakan.

Harapan saya, apa yang saya dapatkan dari level 3 ini dapat terus saya terapkan dalam menjalankan tugas di sekolah, dan menyebarkan kepada rekan-rekan guru lain guna meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Salam Merdeka Belajar!

 

Jumat, 25 Oktober 2024

Berbagi dan berkolaborasi dalam webinar bersama sahabat teknologi provinsi Sulawesi Barat


Salam sejahtera, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sungguh membanggakan bisa berkolaborasi bersama para sahabat teknologi dari provinsi Sulawesi Barat. Kolaborasi adalah kerja sama yang dilakukan beberapa pihak untuk mencapai tujuan tertentu. Sebagai peserta pembatik level 4, saya harus menyelesaikan semua tugas pembatik level 4, yaitu Berbagi dan Berkolaborasi. Pada tahap ini, saya diharapkan untuk menuntaskan aktivitas pembelajaran pada kelas daring ini, dengan menerapkan model pembelajaran inovatif berbasis TIK berpusat pada murid (student-centered) yang bersifat kolaboratif, memanfaatkan media pembelajaran yang telah saya kreasikan pada level 3 sebelumnya. Kemudian, praktik baik ini akan saya bagikan melalui webinar atau berbagi ruang tatap maya dan tatap muka bersama para sahabat teknologi lainnya.

 

Melaksanakan webinar secara kolaboratif memang menjanjikan hasil yang optimal, namun prosesnya dipenuhi dengan berbagai tantangan. Salah satunya adalah sinkronisasi jadwal yang menjadi kendala utama, terutama jika tim bekerja lintas zona waktu atau memiliki jadwal yang padat. Perbedaan peran dan ekspektasi antar anggota tim juga bisa memicu kesalahpahaman dan konflik. Komunikasi yang efektif menjadi kunci, namun kendala teknis seperti akses jaringan internet, ketersediaan listrik sepanjang waktu, dan jarak fisik dapat menghambat proses webinar ini. Selain itu, menentukan topik dan materi yang relevan serta menarik bagi audiens, serta memastikan semua anggota tim sepakat dengan arah konten, merupakan tugas yang kompleks. Tantangan lain muncul dari perbedaan latar belakang dan budaya anggota tim yang dapat mempengaruhi dinamika kerja sama. Waktu yang cukup singkat untuk mempersiapkan webinar menjadi tantangan tersendiri di samping tugas lain yang harus segera diselesaikan. Terakhir, promosi webinar secara efektif agar menjangkau audiens yang tepat juga memerlukan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat.

Terlepas dari tantangan tersebut, saya bersyukur memiliki tim yang solid. Meskipun ada satu anggota kelompok yang tidak sempat mengikuti webinar karena kesibukan, webinar ini tetap dapat kami lakukan. Kegiatan webinar yang akan kami lakukan dimulai dengan persiapan. Kami bersama-sama menentukan tanggal pelaksanaan webinar yang disepakati pada tanggal 25 Oktober 2024 pukul 15.00 WITA. Anggota kelompok membagi tugas masing-masing, mulai dari sebagai moderator, pemateri, membuat flyer webinar, berkoordinasi dengan dinas, dan lainnya.

Langkah selanjutnya, kami melakukan simulasi. Simulasi dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang akan muncul selama webinar berlangsung. Kemudian pada tanggal 25 Oktober 2024, webinar dimulai. Setiap pemateri yang akan melakukan webinar wajib hadir 30 menit sebelum kegiatan dimulai.



 

Puji Tuhan, webinar ini berlangsung dengan baik. Webinar ini kami beri tema PANDEMI 2024, Pembelajaran Interaktif  dengan Media Interaktif. Meskipun ada kendala seperti jaringan dan listrik yang tidak stabil, namun itu bukan penghalang untuk melaksanakan webinar ini. Webinar berlangsung selama 2 jam dari pukul 15.00-17.00 WITA. Dalam kegiatan ini, dimulai dengan pembukaan oleh moderator dan perkenalan para pemateri, kemudian penyampaian materi webinar, tanya jawab, lalu penutup. Dalam sesi tanya jawab, peserta cukup antusias dengan materi yang diberikan.

LULUS atau LOLOS PembaTIK 2024? cek disini

  puji tuhan hari ini 8 November 2024 Pukul 22.00 Wita, ketika saya sedang asik membuat materi presentasi untuk jambore gtk 2024. ada pesan ...