Cari

Sabtu, 07 September 2024

Menuju Sekolah yang Lebih Baik: Menyegarkan Komunitas Belajar di SLB Negeri Mamasa


 SLB Negeri Mamasa adalah salah satu sekolah yang didirikan di Kabupaten Mamasa, khusus untuk mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Namun, sebagian besar kemampuan guru dalam mendidik masih di bawah ekspektasi kepala sekolah. Sekolah yang saya ini didukung oleh 3 guru ASN dan 3 honorer, sebagian besar dari pendidikan regular. Hal ini menunjukkan kurangnya pengetahuan dasar mereka dalam menangani anak berkebutuhan khusus, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Beberapa di antaranya bahkan tidak dapat membuat modul ajar yang layak bagi anak-anak. Hal ini membuat pembelajaran tidak efektif, anak menjadi tidak bersemangat dalam belajar. Oleh karena itu, sangat penting bagi sekolah untuk memiliki komunitas belajar.

Komunitas belajar didirikan dengan tujuan utama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses belajar mengajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Komunitas belajar dalam sekolah diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pendidik dan membangun budaya belajar bersama yang berkelanjutan, sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik.

Pada komunitas belajar sebelumnya, telah terlaksana beberapa program kerja, seperti seminar tentang pelaksanaan asesmen peserta didik, pembelajaran berdiferensiasi, penyusunan modul ajar, fasilitas bagi GTK untuk memanfaatkan PPM. Namun, masih ada beberapa program belum terlaksana. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya minat GTK, pengalaman yang minim, waktu yang terbatas, dan banyaknya program sekolah lain yang harus dituntaskan. Agar program dapat terlaksana dengan baik dan maksimal, maka perlu penyegaran tim dan pembaruan program kerja yang relevan dengan kebutuhan sekolah, guru, dan peserta didik, terlebih khusus program yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini.

Pada penyegaran pengurus komunitas kali ini, terbentuk tim hasil diskusi antara kepala sekolah, guru, dan pegawai SLB Negeri Mamasa. Tim pengurus ini memiliki kompetensi yang lebih baik dan pengalaman yang lebih di antara para guru dan pegawai lainnya. Misalnya saja, ketua yang terpilih adalah seorang guru penggerak tahun 2023. Di bawah tim yang baru ini, diharapkan membawa pengaruh positif bagi kemajuan pembelajaran di sekolah.

Selama 1 tahun ke depan, komunitas ini akan menjalankan program seperti Berbagi Praktik Baik: Guru-guru dapat saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengajar. Ini bisa meliputi penggunaan metode pembelajaran yang inovatif, penggunaan media pembelajaran yang menarik, atau strategi pengelolaan kelas yang efektif. Diskusi Tematik: Mengadakan diskusi mengenai topik-topik tertentu dalam pembelajaran, seperti pengembangan kurikulum, penilaian autentik, atau pembelajaran berbasis proyek. Studi Kasus: Menganalisis studi kasus terkait permasalahan pembelajaran yang sering dihadapi dan mencari solusi bersama. Observasi Kelas: Melakukan observasi kelas secara saling bergantian untuk memberikan umpan balik dan masukan terhadap pembelajaran yang dilakukan. Pengembangan Bahan Ajar: Bersama-sama mengembangkan bahan ajar yang relevan dan menarik untuk siswa, baik dalam bentuk modul, lembar kerja, maupun presentasi. Pengembangan Diri: Mengikuti pelatihan atau workshop untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional.

Saya berharap komunitas yang terbentuk ini dapat memberikan pengaruh positif kepada semua warga sekolah, terutama kemajuan pembelajaran di SLB Negeri Mamasa. Sehingga semua warga sekolah dapat berkontribusi bagi sekolah. Komitmen kami bersama adalah semua guru dan pegawai dapat memberikan praktik baik di dalam komunitas belajar sehingga tercipta lingkungan belajar yang inovatif melalui komunitas belajar SLB Negeri Mamasa.

pengurus komunitas tahun 2023-2024
 

 

Tidak ada komentar:

LULUS atau LOLOS PembaTIK 2024? cek disini

  puji tuhan hari ini 8 November 2024 Pukul 22.00 Wita, ketika saya sedang asik membuat materi presentasi untuk jambore gtk 2024. ada pesan ...